Skip to main content

Posts

Showing posts with the label ...ridwan rebel

Demokrasi

Demokratisasi adalah proses rasionalisasi. Salah satu hasil rasionalisasi adalah keberhasilan suatu masyarakat majemuk untuk melampaui loyalitas-loyalitas primordial di dalamnya. Lewat demokrasi bukan hanya kekuasaan politis, melainkan juga loyalitas-loyalitas primordial terkait agama dan etnisitas itu menjadi bagian komunikasi publik dan dikontrol oleh penalaran publik. Dalam ungkapan lain, demokrasi menghasilkan moderasi yang diperlukan untuk etos kewarganegaraan yang inklusif. ㅤㅤ Jika tesis di atas dapat disetujui, kita dapat menemukan sekurangnya dua indikator rasionalitas publik. Pertama adalah preferensi para pemilih dalam pemilihan umum. Pemilih rasional akan fokus pada program, kinerja dan rekam jejak calon, sedangkan pemilih emosional mudah dipikat oleh loyalitas-loyalitas primordial terkait ras, etnisitas atau agama. Kedua adalah ke-patuhan pada hukum. Hukum modern menyimpan kekuatan rasionalisasi di dalam dirinya karena merupakan produk penalaran. Lewat prosed...

Bung Karno dan Teorinya

Bahwa Bung Karno banyak mempelajari perpustakaan Marxis, baik yang Leninis ataupun yang bukan, itu memang benar. Begitu juga bahwa Bung Karno banyak mendapat pelajaran dari perpustakaan Marxis tadi. Tapi dasar perjuangannya bukanlah Marxisme yang berasaskan Internasionalisme. Melainkan nasionalisme! Nasionalisme yang telah mendapat garam atau bumbu Marxisme, Islamisme dan lain-lain lagi. Oleh karena itu tak dapatlah ilmu perjuangan yang dirumuskan oleh Bung Karno tahun 1927 itu, yakni Marhaenisme (meskipun dikala itu istilah ini belum dipergunakan), dinyatakan sebagai pelaksanaan Marxisme di Indonesia. Bung Karno tidak hanya memperkembang Marxisme di Indonesia, sebagai halnya Lenin memperkembang di Rusia dan Mao Tse-tung memperkembangkan Marxisme-Leninisme di Tiongkok. Bung Karno merumuskan satu ilmu perjuangan sendir! ㅤㅤ Jika Marhaenisme itu hanya merupakan pelaksanaan atau toepassing dari Marxisme saja di bumi Indonesia kita ini, maka pastilah selanjutnya Marhaenisme t...

Teori Ekonomi Setiap Negara

TEORI EKONOMI SETIAP NEGARA SOCIALISME Kau punya 2 sapi, 1 sapi kau berikan untuk tetanggamu. COMMUNISME Kau punya 2 sapi, negara mengambil alih keduanya dan memberimu 2 kaleng susu. FASCISME Kau punya 2 sapi, negara mengambil alih keduanya dan menjual susu padamu. NAZISM Kau punya 2 sapi, negara mengambil keduanya dan menembakmu. TRADITIONAL CAPITALISM Kau punya 2 sapi betina, kau jual satu dan beli satu sapi jantan. Ternakmu bertambah, dan ekonomi tumbuh. THE ANDERSEN MODEL Kau punya 2 sapi. Kau cincang-cincang dua-duanya. AN AMERICAN CORPORATION Kau punya 2 sapi. Kau jual satu, dan satunya kau paksa untuk memproduksi susu sebanyak 4 sapi. Kemudian, kau menyewa konsultan untuk menganalisa mengapa sapinya mati. A FRENCH CORPORATION Kau punya 2 sapi. Kau turun ke jalan, menyusun massa, memblokade jalanan, karena kau ingin punya 3 sapi. A JAPANESE CORPORATION Kau punya 2 sapi. Kau merancang ulang hingga bisa menghasilkan 20 kali lipat susu. Kemudian kau buat profil kar...

Perjuangan sang Hawa dalam berpolitik

Kesadaran politik  tidak hanya dibaca sebagai politik praktis, yaitu merebut kekuasaan, tetapi lebih daripada itu, yaitu bertujuan untuk memajukan kepantingan perempuan. Dalam berbagai bidang, keputusan politik sangat sedikit yang pro-kepentingan perempuan. Perempuan selalu dinomor-duakan. Padahal, dalam realitas, perempuan adalah penanggung jawab atas keberlangsungan hidup keluarganya, mulai dari sandang, pangan, hingga pendidikan. ㅤㅤ Bagi seuatu negara yang militeristis, perempuan diposisikan sebagai “teman di belakang” atau perempuan “di garis belakang”. Artinya, perempuan hanya mengurusi hal-hal yang terkait “dapur, sumur, dan Kasur.” Dengan kata lain, urusan yang sifatnya domestik. Banyak di antara kaum perempuan kritis dan intelektual mengklaim kekerasan seksual sepanjang sejarah besar bangsa ini. ㅤㅤ  Tak terhitung jumlah ibu hamil yang dipenjarakan, ibu-ibu tua, dan para pelajar perempuan. Dalam sebuah kasus, seorang ibu harus mendekam di dalam tahanan bersama seoran...

Terbenam untukmu

Kututup kedua kunci di bawah jendela Kututup kedua tirai dan berlalu pergi Terkadang solusinya tidaklah mudah Kadang perpisahan adalah satu-satunya jalan Dan mentari Akan terbenam untukmu Dan bayang-bayang siang Akan mendekap dunia dalam kelabu Pada kartu dan bunga di jendelamu Semua temanmu memohon agar kau tak pergi Terkadang permulaannya tidaklah mudah Kadang perpisahan adalah satu-satunya jalan